Kiamat…

“Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-sekali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah: Tidak demikian, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan , kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (At-Taghabun 64:7).
Allah subhannahu wa ta’ala berfirman pula, yang artinya : “…serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka.” (As-Syura 42:7) Dan firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya: “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml 27:82).

Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya : “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari kiamat), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir.” (Al-Anbiyaa’: 96-97).

Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya : “Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah kiamat, dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah). Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata : Ambillah, bacalah kitabmu (ini). Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab (perhitungan) terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, dalam surga yang tinggi. Buah-buahannya dekat, (kepada mereka dikatakan): Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu. Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: Wahai alangkah baiknya sekiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaan dariku. (Allah berfirman): Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.” (Al-Haaqqah 69:13-34).

Published in:  on November 18, 2009 at 9:20 am Leave a Comment

Harapan Nabila

Tadi pagi sebelum berangkat sekolah Nabila mengucapkan sesuatu pada uminya.
Subhanallah ..anak sekecil itu sudah tahu akan hadirnya seseorang.
Nabila mengelus-elus perut uminya sambil bilang :
” Ada adik bayinya ya mi”
Adik Bila
Subhanallah..anakku pintar sekali.
Aku bersyukur alhamdulillah dikaruniai anugrah yang terindah ini.
Ya Allah…
Moga harapannya Nabila menjadi kenyataan.
Moga kami bisa bersabar…
SAbar ya Nak…

Published in:  on November 17, 2009 at 9:16 am Leave a Comment

?

di dalam hati ini banyak sekalli rasa yang bercampur dan ingin cerita ke siapa aku tak tahu.

Published in:  on November 13, 2009 at 9:23 am Leave a Comment

Bingung…

Aku harus bagaimana ya Allah…kasih aku petunjuk-Mu. Sungguh hamba-Mu dalam kebimbangan dan kebingungan bagaimana menghadapi semua ini.

Published in:  on November 12, 2009 at 10:23 am Leave a Comment

Mandi dengan Istri…

Diriwayatkan dari Aisyah r.a. : Nabi Muhammad Saw. Dan aku biasa mandi bersama dalam sebuah bak manakala kami sedang dalam keadaan junub. Selama masa haid, ia menyuruhku memakai izar (pakaian {pembalut} yang dikenakan dibawah pinggang) dan biasa mencumbuku. Selama ber I’tikaf, ia mendekatkan kepalanya yang mulia kepadaku dan aku mensucikannya selama masa haidku ( H.R .Al- Bukhari )

Published in:  on November 11, 2009 at 9:14 am Leave a Comment

BErsabar Lagi

Akhirnya Allah memberikan jawaban atas kegundahan pada seorang ikhwan. Alhamdulillah
Memang kami belum berjodoh dan aku sangat bersyukur untuk hal ini.
Tiada yang tersakiti dan tak ada yang menyakiti
Prinsip dasar kami sudah berbeda dan aku yakin pasti da hikmah di balik ini
Mungkin Allah pengen aku nyelesain dulu kuliah
Biar perhatian nanti ndak terbagi-bagi
Orang-orang yang sayang padaku..maaafkan aku
Aku belum bisa membahagikan kalian semua
Nabila, maafkan umi ya sayang..
Sampai saat ini umi belum bisa jadi ibu maupun bapak yang baik
Umi sering meninggalkanmu untuk kepentingan umi sendiri
Umi sering buat kamu menangis..
Sedih rasanya bila melihat kamu menangis sayang..
Umi pengen kamu jadi anak yang tegar dan mandiri.
Akhirnya..
Aku harus bersabar lagi dalam menanti jodoh dari Allah SWT.
Bersabar dan berusaha..
Tetep semangatkan hati dan hibu hati sendiri
Usir kesepian dan kehampaan dalam hati ini.
Nabila..sabar ya..umi akan tetep berusaha dan semangat dalam menjalani hidup ini.
Semangat…tak boleh sedih lagi

Published in:  on at 9:01 am Leave a Comment

Tiga Sungai Allah untuk Membersihkan Dosa

“Allah SWT telah membuat tiga sungai untuk membersihkan tubuh orang-orang yang berdosa. Jika ketiga sungai itu belum cukup maka Allah akan membersihkannya di Sungai Jahannam. Ketiga sungai itu adalah: pertama, sungai taubatan nasuha yaitu melepaskan segala perbuatan dosa dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Kedua, sungai hasanat yaitu kebaikan-kebaikan yang akan mengubur semua bentuk keburukan. Dan ketiga, sungai mushibah azhimah yaitu bencana atau ujian yang besar yang akan melebur setiap dosa. Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seorang hamba-Nya, Ia akan memasukkannya ke dalam salah satu sungai tersebut, hingga ia akan datang kepada-Nya di Hari Kiamat dengan tubuh yang suci dan bersih dan tidak perlu dimandikan di Sungai Jahannam.” ( Ibnul Qayyim Al-Jauziyah)

Published in:  on November 3, 2009 at 7:56 pm Leave a Comment

Berharap…

Aku tak tau aku harus bagaimana menghadapinya
Ya Allah Tolonglah aku dalam menentukan pilihan ini
Aku ingin ini yang terbaik tentu dengan seijin-Mu
Dan diterima oleh semua keluarga
Disaat aku memikirkannya, Dia terus menghubungiku seakan tahu isi hatiku
Aku ingin tapi aku bimbang
Apakah ini Boleh ato Tidak..
Berilah aku jawabMu ya Allah..
Aku di persimpangan hati
Pantaskah aku ini untuknya
Pantaskah dia untukku
Pantaskah dia menjadi imamku
Bismillah berilah aku Petunjuk-Mu.
Jalan terbaikMu. amien

Published in:  on October 23, 2009 at 9:20 am Comments (1)

Menanti Cinta…

Krisdayanti – Menanti Cinta

sejak lama aku berdiri
dalam sepinya rongga hati
tak satu pun burung
mampu menjawab

* hanya padaMu ku bertanya
lewat setiap sujudku ini
siapa kah nanti
cinta untukku

reff:
wahai penilai hati lihat batinku
nyaris bernanah karna luka tersayat
merana menantikan cinta dan kasih hidupku

rahasia itu hanya Kau yang tahu
namun aku tak mau jadi tuna cinta
tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku

repeat *
repeat reff

rahasia itu hanya Kau yang tahu
namun aku tak mau jadi tuna cinta
namun harus ku ikhlaskan nasib cintaku padaMu

AKPC_IDS += “2765,”;

Lirik lagu Krisdayanti – Menanti Cinta ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 Krisdayanti – Menanti Cinta.

Published in:  on October 21, 2009 at 9:15 am Leave a Comment

Pilih Dunia apa Akhirat

Bersabda Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam :

“Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, tujuannya akhirat, niatnya akhirat, cita-citanya akhirat maka dia mendapatkan tiga perkara :

- pertama, Allah menjadikan kecukupan dihatinya
- yang kedua…, Allah mengumpulkan urusannya
- yang ketiga, dunia datang kepada dia dalam keadaan dunia itu hina (dunia datang sendiri kepada kita tanpa perlu kita kejar)

dan barangsiapa yang obsesinya adalah dunia, tujuannya dunia, niatnya dunia, cita-citanya dunia, maka dia mendapatkan tiga perkara :

- yang pertama-tama, Allah menjadikan kemelaratan ada didepan mata
- yang kedua, Allah mencerai-beraikan urusannya
- yang ketiga, dunia tidak datang kecuali yang ditakdirkan untuk dia saja”

HR. At Tirmidzi dan lain-lain (Hadits Shahih) sumber :komunitas pengusaha muslim Indonesia

Semoga aku termasuk orang-orang yang beriman dan InsyaAllah pilih akhirat tapi dunia juga tidak jauhi. Amien

Published in:  on at 9:01 am Leave a Comment